Zhi3pisces’s Blog











{Februari 21, 2009}   EKOSISTEM TERUMBU KARANG

KARAKTERISTIK:

1. Terumbu (reefs) terbentuk dari endapan-endapan massif terutama kalsium karbonat oleh organisme karang.

2. Terumbu karang merupakan ekosistem yang khas terdapat di daerah tropis.

3. Ada 2 kelompok karang yaitu: karang hermatifik dan karang ahermatifik.

Ø Karang hermatifik hanya di temukan di daerah tropis sedangkan karang ahermatifik tersebar di seluruh dunia.

Ø Karang hermatifik mempunyai kemampuan menghasilkan terumbu.

4. Formasi terumbu karang dibagi menjadi 3 golongan :

v Terumbu karang pantai (fringing reef).

v Terumbu karang penghalang (barrier reef).

v Atol.

5. Terumbu karang bersimbiosis dengan zooxanthella.

zooxanthella : vitoplantonk yang hidup di sekitar terumbu karang.

Hubungan zooxanthella dengan terumbu karang.

Zooxanthella dan terumbu karng mempunyai hubungan simbiosis mutualistik atau menguntungkan, karena polip menghasilkan sisa-sisa metabolisme yang digunakan zooxanthella untuk fotosintesis dan pertumbuhannya.

Iklan


KARAKTERISTIK

v Pantai yang berbatu-batu memanjang ke laut dan terbenam di air.

v Mempunyai keragaman terbesar baik untuk spesies hewan maupun tumbuhan

v Batu yang terbenam di air ini menciptakan suatu zonasi habitat karena adanya perubahan naik turunnya permukaan air laut akibat proses pasang yang menyebabkan adanya bagian yang selalu tergenang air, selalu terbuka terhadap matahri, serta zona diantaranya yang terbenam pada pasang naik dan terbuka pada pasang surut.

Fungsi

v Menyediakan tempat menempel yang baik bagi biota

v Sebagai tempat berlindung bagi biota

v Mempunyai komunitas yang jauh lebih kompleks karena bervariasinya relung

PARAMETER LINGKUNGAN

v Fenomena pasang dinamikanya sangat berpengaruh terhadap biota yang menginginkan kondisi alam yang bergantian antara tergenang dan terbuka.

v Gelombang, energi yang dihempaskan bisa merusak komunitas biota yang menempel di batu-batuan, terutama pada batu yang langsung menghadap ke laut.



{Februari 12, 2009}   EKOSISTEM PANTAI BERPASIR

KARAKTERISTIK

v Kebanyakan terdiri dari kwarsa dan feldspar, bagian yang paling banyak dan paling keras sisa-sisa pelapukan batu di gunung.

v Dibatasi hanya di daerah dimana gerakan air yang kuat mengangkut partikel-partikel yang halus dan ringan.

v Total bahan organik dan organisme hidup di pantai yang berpasir jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jenis pantai lainnya.

v Pantai berpasir didominasi oleh 3 kelas invertebrate :

– cacing polikaeta

– Moluska bivalvia

– dan rustasea

FUNGSI

v Tempat beberapa biota meletakkan telurnya

v Tidak dapat menahan air dengan baik karena sedimennya yang kasar akibatnya lapisan permukannya menjadi kering sampai sedalam beberapa cm di bagian atas pantai yang terbuka terhadap matahari pada saat pasang surut.

PARAMETER LINGKUNGAN

v Pola arus yang akan mengankut pasir yang halus

v Gelombang yang akan melepaskan energinya di pantai

v Angin yang juga merupakan pengangkut pasir.



et cetera